Kecamatan Tebas

Siswi SMP di Kecamatan Tebas Diduga Diperkosa Bujang Tua Hingga Trauma

×

Siswi SMP di Kecamatan Tebas Diduga Diperkosa Bujang Tua Hingga Trauma

Sebarkan artikel ini
Seorang Siswi SMP di Kecamatan Tebas Diduga Diperkosa Bujang Tua Hingga Trauma.
Seorang Siswi SMP di Kecamatan Tebas Diduga Diperkosa Bujang Tua Hingga Trauma./Foto Ilustrasi/Internet.

KLIKSAMBAS.COM, -Seorang siswi SMP berusia 14 tahun di salah satu sekolah yang ada di Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalbar menderita trauma berat, diduga akibat diperkosa oleh tetangganya sendiri berinisial ILN.

Kerabat dekat korban yang namanya disamarkan menceritakan kepada Redaksi Klik Sambas Media, Selasa 1 Agustus 2023, peristiwa dugaan pemerkosaan terhadap siswi SMP tersebut terjadi tepat di malam Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1444 H, di salah satu desa di Kecamatan Tebas.

“Kejadiannya sudah lebih dari sepekan yang lalu. Tepat malam 1 Muharram (antara malam 18-19 Juli 2023), waktu itu di kampung lagi ada ben (hiburan pentas musik). Kakek dan neneknya sedang keluar, dia sendirian di rumah. Orang tuanya kerja ke Malaysia,” ujarnya.

Ia mengatakan, dugaan korban diperkosa tetangganya pertamakali diketahui neneknya yang baru pulang ke rumah. Sang nenek melihat korban menunjukkan gelagat mencurigakan. Wajahnya ketakutan dan tampak linglung.

Masih menurut kerabat korban tadi, bahwa pelaku adalah tetangganya yang sehari-hari dipanggil ILN. Dia adalah bujang tua di kampung. Kini, ILN sudah ditahan polisi. Sebab, begitu korban menyebut ia diperkosa, pihak keluarga langsung melapor ke Polsek Tebas.

“Sudah belasan hari, korban ini tidak nafsu makan. Badannya lemah, pucat dan itrit bicara. Seperti orang trauma berat. Sudah pernah di bawa ke Puskesmas dan di visum, juga sudah di bawa ke Dokter Spesialis Kejiwaan di RSUD Pemangkat,” katanya.

Kerabat korban tadi berharap, pihak kepolisian terbuka dan mampu mengusut tuntas kasus dugaan pemerkosaan ini. Sebab, masalah ini sangat serius mengingat korban adalah pelajar di bawah umur, dan orang tuanya sedang bekerja di Malaysia.

“Waktu itu ILN tidak mau mengakui perbuatannya. Padahal korban sudah menyebut-nyebut namanya. Sempat dihajar warga setempat. Sebelum akhirnya dibawa ke Polsek Tebas,” ungkapnya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Sambas, AKP I Ketut Agus Pasek Sudina saat ditanya soal kasus dugaan pemerkosaan ini belum memberi keterangan rinci. Namun ia memastikan kasusnya sudah ditangani Polsek Tebas.

“Kasus ini ditangani Polsek Tebas,” singkat ia menegaskan kepada Redaksi Klik Sambas Media.