BeritaSambas

KPPN Singkawang Salurkan Rp.346,61 Miliar Dana TKD untuk Kabupaten Sambas

×

KPPN Singkawang Salurkan Rp.346,61 Miliar Dana TKD untuk Kabupaten Sambas

Sebarkan artikel ini
Kantor KPPN Singkawang

KLIKSAMBAS.COM, –KPPN Singkawang selaku Kuasa Bendahara Umum Negara melaksanakan tugas kebendaharaan dalam rangka pelaksanaan APBN di daerah. Salah satunya  berupa penyaluran alokasi Transfer Ke Daerah (TKD).

Pada tahun 2023 ada yang sedikit berbeda pada penyaluran Alokasi TKD di KPPN Singkawang, yaitu adanya penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU), setelah sebelumnya disalurkan terpusat oleh KPPN Jakarta II.

Kepala KPPN Singkawang, Bulus Lumban Gaol menyampaikan bahwa selama ini, KPPN Singkawang sebagai KPA Penyalur Dana Transfer Umum (DTU) telah menyalurkan alokasi TKD yang terdiri dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan Non-Fisik, serta Dana Desa.

Pelaksanaan penyaluran DAU melalui KPPN di daerah tentu makin memperkuat peran KPPN Singkawang sebagai Treasurer, Regional Economist dan Financial Advisor bagi pemerintah daerah dalam mewujudkan kemandirian fiskal daerah.

Bulus menjelaskan realisasi penyaluran TKD Kabupaten Sambas oleh KPPN Singkawang pada periode Triwulan I 2023 telah mencapai Rp346,61 miliar atau 22,81% dari total alokasi TKD Kabupaten Sambas sebesar Rp1,52 triliun.

Realisasi ini terdiri dari Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar Rp4,22 miliar atau 12,50% dari alokasi dana bagi hasil, Dana Alokasi Umum sampai periode ini telah disalurkan sebesar Rp224,64 miliar atau 25,39% dari alokasi DAU sebesar Rp884,77 miliar,  alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp430,78 miliar telah disalurkan sebesar Rp53,93 miliar atau 12,52%, sedangkan realisasi Dana Desa di Kabupaten Sambas sebesar Rp65,81 miliar atau 36,78%.

“Realisasi DBH terdiri dari Dana Bagi Hasil Pajak dan Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam. DBH Pajak yang ditransfer ke Kabupaten Sambas berupa Pajak Penghasilan dan Pajak Bumi Bangunan. Penyaluran DBH keduanya sebesar Rp1,46 miliar yang terdiri dari Pajak Penghasilan sebesar Rp1,25 miliar dan Pajak Bumi Bangunan sebesar Rp208,62 juta,” jelas Bulus.

Bulus melanjutkan, Realisasi DBH Sumber Daya Alam sebesar Rp2,76 miliar atau 19,04% dari alokasi. Realisasi ini terdiri dari sektor pertambangan mineral dan batubara sebesar Rp2,35 miliar, sektor kehutanan sebesar Rp52,72 juta dan sektor perikanan sebesar Rp363,92 juta.

Untuk penyaluran DAU Kabupaten Sambas sampai dengan Maret 2023 sebesar Rp224,64 miliar yang terdiri dari DAU yang tidak ditentukan penggunaannya sebesar Rp152,69 miliar dan DAU yang ditentukan penggunaannya sebesar Rp71,94 miliar.

“Adapun Realisasi DAU yang ditentukan penggunaannya terdiri dari bidang Pendidikan sebesar Rp43,11 miliar, bidang Kesehatan sebesar Rp23,94 miliar dan Bidang Pekerjaan Umum sebesar Rp4,87 miliar, sedangkan untuk penggajian formasi PPPK dari pagu alokasi sebesar Rp34,17 miliar belum dapat disalurkan,” ungkap Bulus.

Bulus mengatakan, untuk realisasi DAK sampai dengan triwulan I 2023 berupa penyaluran DAK Non Fisik sedangkan untuk DAK Fisik sampai dengan akhir Maret 2023 belum terdapat penyaluran.

Adapun realisasi DAK Non Fisik berupa Bantuan Operasional Satuan Pendidikan sebesar Rp7,1 miliar atau 6,36% yang dipergunakan untuk operasional 14.749 siswa, Tunjangan Guru ASN Daerah sebesar Rp33,98 miliar atau 30%.

Bantuan Operasional Penyelengggaraan (BOP) Museum dan Taman Budaya sebesar Rp381,27 juta atau 47,66%, Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) sebesar Rp9,88 miliar atau 22,34%, Bantuan Operasional Keluarga Berencana sebesar Rp1,99 miliar atau 25,59%.

Dana Peningkatan Kapasitas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil sebesar Rp209,24 juta atau 49,78%, Dana Ketahanan Pangan dan Pertanian sebesar Rp368,02 juta atau 49,46%, sedangkan Dana Fasilitas Penanaman Modal sampai akhir triwulan I 2023 belum disalurkan.

Bulus mengatakan, ntuk penyaluran Dana Desa di Kabupaten Sambas sampai dengan akhir Maret 2023 telah disalurkan sebesar Rp65,81 miliar atau 36,78% dari total pagu alokasi dana desa sebesar Rp178,93 miliar.

“Realisasi ini terdiri dari penyaluran Dana Desa Tahap I sebesar Rp62,72 miliar dan BLT Dana Desa sebesar Rp3,09 miliar. Realisasi tersebut disalurkan untuk 166 desa sehingga desa yang belum salur dana desa hingga akhir triwulan I sebanyak 27 desa,” ujarnya.

Bulus mengatakan, realisasi penyaluran TKD ke Pemkab Sambas merupakan penyaluran TKD terbesar yang telah disalurkan oleh KPPN Singkawang dibandingkan dengan pemda di wilayah Singbebas.

“Saya mengingatkan kembali kepada seluruh mitra kerja KPPN Singkawang dan seluruh masyarakat di wilayah Singbebas bahwa seluruh layanan KPPN Singkawang bebas biaya,” pungkasnya.

 

Comment